Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
 Slot Kosong
 Slot Kosong
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Setelah lama terpendam, Michael Owen akhirnya membuka alasan mengapa dirinya meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Real Madrid. Ia mengaku ingin mengikuti jejak salah satu sosok legenda, Ian Rush, yang melanjutkan karirnya di klub lain.

Owen menjadi ujung tombak andalan Liverpool di akhir 90-an hingga tahun 2004. Tubuhnya mungkin mungil, namun kecepatan serta ketajamannya dalam memanfaatkan setiap peluang menghasilkan total 158 gol dari 297 penampilan untuk The Reds.

Pada musim 2004-2005, ia memutuskan jadi bagian dari skuat Los Galacticos bersama sosok hebat lain seperti David Beckham dan Ronaldo. Sayangnya, ia gagal menunjukkan performa terbaiknya hingga akhirnya dilego ke Newcastle United di tahun berikutnya.

Ikuti Jejak Ian Rush

Banyak yang mempertanyakan keputusannya meninggalkan The Reds pada saat itu. Sebagai seseorang yang telah menempuh karir dari akademi Liverpool, ia diharapkan akan menjadi sosok setia yang bertahan lama di Anfield.

Owen memendam lama alasan kepergiannya, hingga akhirnya dibuka pada tahun 2019 ini. Kepada Reach Sport jelang peluncuran buku autobiografi terbarunya, pria berumur 39 tahun tersebut mengumbar satu hal yang membuatnya angkat kaki dari Anfield.

“Saya tak tahu bagaimana, tapi saya tak bisa hidup dengan diri sendiri jika saya berkata tidak kepada Real Madrid. Saya menyalahkan Rushie [Ian Rush] karena saya melihatnya dan berpikir ‘dia pergi ke Juventus satu tahun lalu kembali, dan itu sempurna,” tutur Owen.

“Saya meyakinkan diri sendiri bahwa saya bisa pergi satu atau dua tahun lalu kembali. Dan seperti itulah, pada akhirnya, saya membuat keputusan karena saya terus berbolak-balik,” lanjutnya.

Kesempatan Langka

Jejak karir Ian Rush bukanlah satu-satunya alasan Owen hengkang dari Liverpool. Pada saat itu, ia merasa bahwa kesempatan bermain dengan banyak pemain hebat dunia hanya bisa didapatkan di Real Madrid saja.

“Saya berpikir saya harus mencobanya. Berpikir untuk pergi dan setidaknya mencoba. Dan jika tidak, saya bisa saja duduk di sini lalu berkata ‘Suatu hari, saya pernah diminta untuk bermain dengan tim Galacticos bersama Zidane, Figo, Ronaldo’,” tambahnya.

“Sehingga saya meyakinkan diri bahwa itu adalah hal yang benar. Saya pikir itu adalah kesempatan yang takkan saya dapatkan lagi. Sedihnya, dari sudut pandang saya, jalur impian itu tidak terjadi. Saat anda pergi, siapa yang tahu apa yang akan terjadi berikutnya,” tandasnya.

Di Real Madrid, Owen hanya mampu mencatatkan 45 penampilan dari berbagai kompetisi. Ketajaman yang dulu menjadi andalannya pun tak terlihat dari torehan 16 gol miliknya selama bermain dengan Los Merengues.

No comments yet... Be the first to leave a reply!