Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
agen togel terpercaya
Game MM Bola Tangkas Indonesia
 Agen Poker IDN Terpercaya
 Agen Poker Terpercaya
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Belakangan ini, Gonzalo Higuain kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu striker tertajam di dunia sepak bola. Di mana sebelumnya ia sempat dirumorkan akan didepak dari Juventus pada musim panas lalu.

Penyerang berusia 31 tahun itu diklaim sudah habis saat mengalami serangkaian kegagalan pada musim lalu. Baik di Chelsea ataupun AC Milan, dengan status pinjaman, ia tak kunjung menunjukkan insting gol yang sama sewaktu masih di Juventus.

Kedua klub tersebut lantas tidak mengaktifkan klausul pembeliannya di akhir musim dan mengembalikannya ke pelukan Juventus. Sang juara Serie A itu sendiri berencana untuk melepasnya karena sudah kelebihan beban di sektor depan.

Namun, Higuain dikabarkan terus bersikeras untuk bertahan di Juventus. Ia yakin bahwa dirinya masih memiliki ketajaman seperti sedia kala dan dan bahkan sampai menolak tawaran yang datang dari peserta Serie A lainnya, AS Roma.

Rahasia di Balik Kebangkitan Higuain

Misi pembuktikan Higuain berjalan lancar. Di bawah asuhan Maurizio Sarri, pria asal Argentina tersebut telah membukukan tiga gol dan satu assist dari delapan laga yang telah dilakoni dalam setiap ajang.

Salah satu golnya bahkan memberikan kontribusi penting. Seperti waktu menghadapi Inter Milan sebelum jeda internasional. Higuain mencetak gol pada babak kedua dan membuat Bianconeri keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1.

Ternyata ada rahasia khusus di balik bangkitnya Higuain di musim ini. Media asal Italia, La Stampa, mengabarkan bahwa pria yang pernah membela Real Madrid itu merampingkan bobot badannya melalui program diet ketat.

Proses diet tersebut membuat berat badannya bertahan di angka 75 kilogram. Dampaknya pun terasa signifikan, di mana Higuain bisa bergerak lebih cepat dan gesit di lapangan.

Masalah yang Sudah Lama

Masalah berat badan ini sudah dialami oleh Higuain semenjak datang dari Napoli pada tahun 2016 lalu. Bentuk tubuhnya itu sampai dijadikan bahan celaan oleh fans Il Partenopei yang tak terima atas kepindahannya ke klub rival.

Namun pada saat itu, berat badan tidak menjadi penghalang dirinya mencetak gol-gol penting bagi Juventus. Ia bahkan sanggup mencetak 32 gol di semua kompetisi di musim perdananya bersama Bianconeri.

Angka tersebut memang menunjukkan penurunan, namun tidak jauh dari 38 gol yang ia bukukan bersama Napoli pada musim sebelumnya. Saat itu, ia berhasil keluar sebagai top skorer Serie A.

No comments yet... Be the first to leave a reply!